Showing posts with label HPT. Show all posts
Showing posts with label HPT. Show all posts

Proses Infeksi Penyakit

Posted by Mega Dewana on Saturday, December 29, 2012

Bisa masuk melalui:
1.       Luka : misalnya angin, panas, mekanis (manusia, serangga→parasit luka/ parasit lemah). Pembersihan gulma pada tanaman dapat menyebabkan luka karena alat pertanian. Dari luka akan keluar cairan. Apabila ada spora, miselium maupun propagul pasti akan berkecambah kea rah luka karena ada rangsangan dari cairan sel→masuk ke luka→membentuk historium→menginfeksi cairan sel→makanan dari pathogen. Contoh lain adalah penyakit dapat masuk melalui luka alami. Saat pembentukan akar lateral maupun akar serabut akan terjadi luka.
2.       Lubang Alami : misalnya stomata, lentisel, hydatoda, kelenjar madu. Stomata yang terletak di bawah daun tidak memungkinkan pathogen untuk menempel  di daerah tersebut, kecuali saat musim hujan dengan dibantu percikan dan akan mencari stomata terdekat. 

  Lentisel  terletak pada batang/ cabang yang posisinya tetap membuka.  
   Kelenjar madu , hanya pada musim hujan. Jika pathogen masuk pada kelenjar madu saat musim kemarau→ kadar gula tinggi, pathogen mati.  
      Hydatoda, tergantung faktor lingkungan.

Notes :
Nematoda bisa masuk penyakit karena ada interaksi dengan tanaman.
Jamur dan bakteri butuh luka yang besar dan cairan sel keluar.
Virus butuh luka ringan dan cairan tak keluar

3.       Langsung: ujung dari bulu pathogen yang berkecambah membesar membentuk apresorium→ menekan tabung penetrasi secara mekanis dan masuk ke kutikula→ mengumpulkan kekuatan untuk memasukkan tabung penetrasi.  Pathogen yang biasanya menginfeksi secara langsung juga bisa menyerang melalui luka, namun tidak bisa melalui lubang alami.
More about → Proses Infeksi Penyakit

KETAHANAN TANAMAN TERHADAP HAMA

Posted by Mega Dewana


Sifat Ketahanan Tanaman
1.       Genetik : sifat tahan diatur sifat genetik yang diwariskan
2.       Morfologik : sifat morfologi tanaman yang tidak menguntungkan hama. Misalnya, dinding sel yang tebal, memiliki bulu.
3.       Kimia : ketahanan akibat zat kimia yang dihasilkan

Ketahanan Genetik Berdasarkan Susunan
1.       Monogenik: sifat tahan diatur 1 gen (bisa dominan atau resesif)
2.       Oligogenik : sifat tahan diatur beberapa gen yang menguatkan
3.       Poligen : diatur banyak gen yang saling menambah dan masing0masing memberikan reaksi berbeda sehingga tingkat ketahanan lebih luas.

Tipe Ketahanan Genetik
1.       Ketahanan vertikal : hanya tahan terhadap 1 biotipe hama, sangat tahan mudah patah karena muncul biotipe baru
2.       Ketahanan horizontal : tipe ketahanan yang tidak spesifik di semua jenis biotipe, diwariskan secara poligonik. Kelemahan, masih memungkinkan terjadinya serangan hama.

Ketahanan Vertikal Efektif Bila:
1.       Hama yang dikendalikan merupakan satu-satunya penyebab kerusakan
2.       Ada rotasi varietas
3.       Tidak diusahakan secara besar-besaran dalam areal luas
4.       Ditanam dengan sistem tumpangsari
More about → KETAHANAN TANAMAN TERHADAP HAMA